BELA NEGARA DALAM PERSPEKTIF KAUM SANTRI (Studi Kasus Santri Pondok Pesantren An Nur Dusun Klego Desa Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2015

Syukur, Abdul (2015) BELA NEGARA DALAM PERSPEKTIF KAUM SANTRI (Studi Kasus Santri Pondok Pesantren An Nur Dusun Klego Desa Candirejo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang Tahun 2015. Other thesis, IAIN Salatiga.

[img] Text
PENELITIAN ANALISIS DETERMINAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Permasalahan yang dikedepankan dalam penelitian ini adalah (1) Adakah internalisasi konsep bela negara pada santri di pondok pesantren An Nur Klego Candirejo? (2) Bagaimanakah aktualisasi konsep bela negara pada santri di pondok pesantren An Nur Klego Candirejo? (3) Bagaimanakah diseminasi konsep bela negara pada santri di pondok pesantren An Nur Klego Candirejo? dan (4) Seberapa jauh partisipasi bela negara pada santri di pondok pesantren An Nur Klego Candirejo? Untuk memperoleh data secara holistik dan integratif, serta memperhatikan relevansi data dengan fokus dan tujuan, maka pengumpulan data dalam penelitian ini digunakan tiga teknik; yaitu (1) wawancara mendalam (indepth interview), (2) obsevasi partisipan (participant obervation), dan (3) studi dokumentasi (study of ducumen). Tiga teknik tersebut merupakan teknik dasar dalam penelitian kualitatif yang disepakati oleh sebagian besar penulis (Nasution, 1988 : 28). Wawancara merupakan teknik utama dalam metodologi kualitatif. Demikian pula dalam penelitian ini, teknik wawancara digunakan untuk menangkap makna secara mendasar dalam interaksi yang spesifik. Teknik observasi partisipasi ini digunakan untuk melengkapi dan menguji hasil wawancara yang diberikan oleh informan yang mungkin belum menyeluruh atau belum mampu menggambarkan segala macam situasi atau bahkan melenceng. Studi dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan data dari sumber-sumber non insani. Mengingat penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus, maka dalam menganalisis data dilakukan dua tahap, yaitu (1) menganalisis data kasus individu (individual case), dan (2) analisis data lintas kasus (cross case analysis). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini (1) Internalisasi konsep bela negara pada santri adalah tumbuh dan berkembangnya kesadaran akan bela negara, bahwasanya bela negara menjadi hak dan kewajiban setiap individu warga negara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tanpa terkecuali termasuk di dalamnya para santri, (2) Aktualisasi konsep bela negara pada santri adalah : cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara, dan memiliki kemampuan awal bela Negara, (3) Diseminasi konsep bela negara pada santri mencakup : pembekalan mental spiritual yang kokoh dan berkesinambungan agar dapat menangkal berbagai pengaruh negatif dari luar, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap undang-undang yang belaku, menjunjung tinggi nilai-nilai HAM, dan menanamkan nilai-nilai kejuangan, (4) Partisipasi bela negara pada santri keberadaannya merupakan salah satu kekuatan pendukung dalam SISHANKAMRATA dimana TNI dan POLRI merupakan kekuatan utamanya, karenanya santri mempunyai tugas, peran dan tanggung jawab yang lebih besar dan lebih luas dalam bela negara.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 04 Jan 2017 05:37
Last Modified: 04 Jan 2017 05:37
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/1076

Actions (login required)

View Item View Item