KOHESI SOSIAL INTERN UMAT ISLAM (Studi Terhadap Relasi Antara Warga Muhammadiyah dan NU di Dusun Honggosari Desa Jogonegoro Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang)

Uminingsih, Nilasari (2015) KOHESI SOSIAL INTERN UMAT ISLAM (Studi Terhadap Relasi Antara Warga Muhammadiyah dan NU di Dusun Honggosari Desa Jogonegoro Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang). Other thesis, IAIN Salatiga.

[img]
Preview
Text
Nila Uminingsih_11111180.pdf

Download (4MB) | Preview
Official URL: http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai: kohesi sosial intern umat Islam (studi terhadap relasi antara warga muhammadiyah dan warga NU di dusun Honggosari. Sehubungan dengan itu hendak diketahui bagaimana relasi sosial antara kedua kelompok keagamaan tersebut serta faktor-faktor apa yang mendukung terjadinya kohesi sosial yakni warga Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama(NU). Pertanyaan utama yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana relasi warga Muhammadiyah dan NU di dusun Honggosari? (2) Bagaimana cara pandang keagamaan warga Muhammadiyah dan NU terhadap pemahaman yang berbeda di dusun Honggosari? (3)Faktor apa saja yang melatarbelakangi kohesi Sosial warga Muhammadiyah dan NU di dusun Honggosari? (4)Bagaimana pendidikan keagamaan di kalangan warga Muhammadiyah dan NU di dusun Honggosari? Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan untuk mendapatkan data maka digunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.Subyek penelitian ini adalahwarga Muhammadiyah dan NU di dusun Honggosari.Setelah dianalisis dan disimpulkan bahwa perbedaan paham antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) itu tidak menjadi masalah bagi warga dusun Honggosari karena selama semua itu tidak melenceng dari Al-Qur’an dan Hadis. Serta, kohesi sosial intern umat Islam antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) di dusun Honggosari ini baik. Baik ini karena hubungan di antara mereka didasarkan pada beberapa faktor, antara lain:1) kerjasama, baik dalam bidang keagamaan dan sosial. Misalnya, dalam pengelolaan masjid, semua warga Muhammadiyah maupun NU dilibatkan, dalam pengelolaan TPA, walaupun lembaga TPA didirikan oleh warga Muhammadiyah, tetapi ada kerjasama dari warga NU, yaitu dengan mengajikan anaknya di TPA tersebut. 2) Adanya rasa toleran, yaitu saling menghargai pemahaman yang berbeda dan tetap berpegang terhadap pemahaman masing-masing. Contohnya; ketika hari raya warga NU sholat ied di Masjid dan warga Muhammadiyah di Lapangan, dan hal itu bagi warga NU maupun Muhammadiyah tidak menjadi masalah. 3) Adanya kebersamaan antara warga Muhammadiyah dan NU, seperti sholat bersama, mengurus masjid bersama. 4) Serta cara pandang yang tidak fanatik, yaitu membiarkan orang lain berbeda dengan pemahamannya dan memberikan kebebasan untuk menjalankannya, di sisi lain tetap berpegang teguh kepada yang diyakini benar.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Pendidikan dan pemikiran Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 10 Feb 2016 06:22
Last Modified: 10 Feb 2016 06:22
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/111

Actions (login required)

View Item View Item