Implementasi dan Pengaruh Keterwakilan Perempuan dalam Lembaga Legislatif bagi Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Welfare State (Studi Kasus DPRD Kabupaten Batang Tahun 2019-2021)

Perdana, Rizky Yoga (2022) Implementasi dan Pengaruh Keterwakilan Perempuan dalam Lembaga Legislatif bagi Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Welfare State (Studi Kasus DPRD Kabupaten Batang Tahun 2019-2021). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
SKRIPSI_Rizky Yoga P.pdf

Download (3MB)

Abstract

Yoga Perdana, Rizky. 2022 Implentasi dan Pengaruh Keterwakilan Perempuan dalam Lembaga Legislatif bagi Kesejahteraan Masyarakat Perspektif Wellfare State (Studi DPRD Kabupaten Batang Periode 2019-2024). Skripsi. Fakultas Syariah. Program Studi Hukum Tata Negara. Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Dosen Pembimbing: Farkhani, S.H.I., S.H., M.H. Kata Kunci: Keterwakilan Perempuan, Anggota Legislatif, Kesejahteraan Kabupaten Batang pada tahun 2019 dari total jumlah 45 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), jumlah anggota dewan perempuan sebanyak 7 orang yang dapat diartikan bahwa jumlah tersebut belum memenuhi kuota sebesar 30% dari jumlah total keseluruhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Apabila sejumlah 7 orang anggota legislatif perempuan tersebut dapat memiliki andil dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan tujuan Negara Indonesia umumnya dan secara khusus dapat mewakili daerah pemilihnya. Bukan hal yang tidak mungkin jika implementasi dan pengaruh keterwakilan perempuan bagi kesejahteraan masyarakat perspektif welfare state dapat terangkat bila kualitas anggota legislatif perempuan di DPRD Kabupaten Batang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research, menggunakan teknik analisis data yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua macam sumber data yaitu data primer wawancara dengan anggota legislatif perempuan dan data sekunder di dapatkan dari jurnal, artikel dan analisis. Anggota dewan legislatif perempuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah periode 2019 sampai dengan 2024 yang sudah terpilih belum mencapai 30% yaitu hanya sejumlah 7 orang dari total keseluruhan 45 orang. Hasil dari pemilihan legislatif ini terjadi karena stigma di dalam masyarakat anggota legislatif perempuan hanya sebagai pemenuh kuota saja dan lebih mengandalkan anggota legislatif laki-laki. Dari kurangnya jumlah tersebut dapat dipastikan mempengaruhi kinerja dari anggota dewan legislatif perempuan seperti usulan, masukkan dan pengambilan keputusan dalam perumusan, pembahasan, sidang atau rapat di dalam DPRD. Data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penelitian dan pengembangan Daerah (Bappeda) terlihat signifikan dan secara umum menunjukkan hasil yang lebih positif dari tahun sebelumnya, akan tetapi setelah mendapatkan data melalui wawancara dengan Aparatur Sipil Negara dan tokoh masyarakat di setiap daerah pemilihan (dapil) fakta yang ada menunjukkan hasil yang sebaliknya. Secara keseluruhan dapat diartikan pengaruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah perempuan untuk kesejahteraan masyarakat belum berjalan dan dirasakan manfaatnya secara signifikan dan menyeluruh bagi masyarakat Kabupaten Batang.

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 22 Mar 2022 20:34
Last Modified: 22 Mar 2022 20:34
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/13301

Actions (login required)

View Item View Item