Syair Shalawat Kawakib (Shalatullahi Ma Lahat Kawakib) Dalam Kitab Maulid Diba' Karya Syaikh Abdurrahman Ad-Diba'iy (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)

Hikmah, Ngakidatul (2022) Syair Shalawat Kawakib (Shalatullahi Ma Lahat Kawakib) Dalam Kitab Maulid Diba' Karya Syaikh Abdurrahman Ad-Diba'iy (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure). [UNSPECIFIED]

[img] Text
skripsi.pdf

Download (1MB)

Abstract

Sya’ir Shalawat Kawakib merupakan fokus dari penelitian ini karena sangat familiar di telinga masyarakat yang mengandung beberapa tanda yang perlu dieksplor secara semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanda dan petanda dalam Sya’ir Shalawat Kawakib karya Abdurrahman Ad-Diba’i yang kemudian diperoleh makna. Dari makna tersebut, kemudian diketahui pesan moral yang terkandung dalam setiap bait sya’ir. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure pada sya’ir Shalawat Kawakib dengan metode deskriptif- kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu, berdasarkan analisis semiotika Ferdinand de Saussure, syair Shalawat Kawakib yang berjumlah 17 bait mengandung 23 penanda, petanda dan makna diantaranya: (1) penanda وَمَا لَتْ لِلْحِمَى طَرَبًا وَحَنَتْ petanda langkah unta tergerak semakin cepat dengan perasaan riang gembira yang diperoleh makna bahwa cinta kepada Rasulullah SAW. mampu membuat setiap jiwa merasa tenang dan damai (2) penanda نَبِيٌّ نُوْرُهُ يَجْلُو اْلغَيَاهِبْ , petandanya adalah Nabi Muhammad Saw. pemilik nur cahaya yang menyinari seluruh alam dan menghapus kegelapan. Dari tanda ini kemudian diperoleh makna secercah cahaya dari manusia pembawa pengaruh terbesar bagi peradaban dunia. (3) penanda فَقَدْ حَصَلَ اْلهَنَا وَالضِّدُّ غَائِبْ, petandanya adalah setiap jiwa yang sudah bertemu Nabi, ia akan merasakan kebahagiaan, sedang kesusahaan akan hilang yang bermakna sebagai umat Islam, berusaha untuk selalu menghadirkan Nabi disetiap keadaan. Dari makna tersebut, diperoleh pesan moral yaitu jika seseorang menginginkan kehidupan yang damai, maka cintai Rasulullah SAW dengan menjadikan beliau sebagai kiblat kehidupan, penuntun setiap langkah kebaikan & penerang dalam kegelapan. Meneladani akhlaknya dengan memperbanyak shalawat & memperingati setiap hari kelahirannya

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Bahasa
Divisions: Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 26 Aug 2022 21:19
Last Modified: 26 Aug 2022 14:21
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/14627

Actions (login required)

View Item View Item