KRITIK ATAS KONSEP KHILAFAH DALAM AL-TAYSIR FI USUL AL-TAFSIR KARYA SYEIKH ATHA’ BIN KHALIL

Haq, Arina Milatal (2022) KRITIK ATAS KONSEP KHILAFAH DALAM AL-TAYSIR FI USUL AL-TAFSIR KARYA SYEIKH ATHA’ BIN KHALIL. [UNSPECIFIED]

[img] Text
Skripsi Arina Publikasi.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penafsiran Abu Rasythah yang dinilai rigid dan mengesampingkan tujuan kemaslahatan manusia dengan lebih mementingkan tujuan dari organisasinya dalam menegakkan Khilafah al-Islami>yah merupakan salah satu dakhil dalam penafsiran Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menguraikan konsep khilafah dalam diskursus Islam. (2) Untuk menjelaskan penafsiran Abu Rasythah atas Konsep Khilafah. (3) Untuk menjelaskan kritik tafsir maqashidi terrhadap konsep khilafah dalam kitab tafsir Al-Taysi>r fi> Us}ul Al-Tafsi>r karya Abu Rasythah. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah jenis penelitian kepustakaan dengan teknik mengumpulkan berbagai sumber kepustakaan melalui buku, jurnal, hasil penelitian tafsir, karya ilmiah, serta berbagau literatur lainnya melalui perpustakaan dan berbagai media online. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitis menggunakan pendekatan maqashidi dengan menerapkan nilai serta aspek maqashidi untuk menganalisis serta mengkritik penafsiran. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, pertama dalam Islam istilah khilafah berarti pengganti terhadap sesuatu yang lalu. Namun, seiring waktu makna khilafah berkembang. Taqiyuddin An-Nabani memaknai khilafah sebagai sebuah sistem pemerintahan. Kedua, Abu Rasythah menafsirkan ayat-ayat khilafah sebagai suatu nikmat tambahan bagi umat islam yang pasti tegaknya serta sebagai suatu solusi atas permasalah kontemporer berupa penjajahan yang dilakukan oleh kaum Yahudi. Ketiga, penafsiran Abu Rasythah tidak sesuai dengan nilai-nilai maqashidi dan aspek maqashidi. Ia memasukkan ideologi khilafah dalam menafsirkan beberapa ayat dalam surat Al-Baqarah. Penulis mengungkap bahwa penafsiran abu Rasythah tidak sesuai dengan tafsir maqashidi yang bernilai maslahah. Penafsiran Abu Rasythah tidak sesuai dengan nilai-nilai maqashidi yaitu nilai moderasi, kemanusiaan serta kebebasan. Sedangkan tafsir ini juga tidak sesuai dengan aspek maqashidi meliputi h{ifz{u al-di>n, h{ifz{ al-‘aql dan h{ifz} al-daulah. Kata kunci: Khilafah, Maqashidi, Abu Rasythah, Al-Taysi>r fi> Us}ul Al-Tafsi>r

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Agama > Alqur'an
Divisions: Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 30 Aug 2022 15:53
Last Modified: 30 Aug 2022 08:56
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/14657

Actions (login required)

View Item View Item