KONSEP KESEHATAN MENTAL DALAM KITAB RIYADUS SALIHIN (KAJIAN TEMATIK HADIS)

Anwar, Shella Amalia (2022) KONSEP KESEHATAN MENTAL DALAM KITAB RIYADUS SALIHIN (KAJIAN TEMATIK HADIS). [UNSPECIFIED]

[img] Text
Shella Amalia Anwar 1.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kesehatan mental adalah terwujudnya keserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya sendiri dan lingkungannya. Dalam ranah Islam, kesehatan mental dilihat dari sumber terpercaya yaitu al-Qur'an dan Hadis. Kajian ini akan meneliti tentang kesehatan mental yang terfokus pada hadis-hadis Nabi saw. Adapun pertanyaan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui konsep kesehatan mental dalam hadis-hadis Nabi saw. serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjawab pertanyaan itu, maka peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data hadis diperoleh melalui metode tematik yaitu memaparkan hadis-hadis Nabi saw. yang setema tentang kesehatan mental dalam Kitab Riyadus Salihin khususnya dalam bab Muqaddimah, bab Amal, bab Do'a, dan bab Larangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep kesehatan mental menurut hadis-hadis Nabi saw. adalah dari 1.128 hadis didapat 144 hadis kesehatan mental yang berdasarkan tujuh indikator dari beberapa konsep kesehatan mental yang dikemukakan oleh para ahli. Dengan kualitas hadis bermacam-macam, yaitu 132 hadis sahih, 7 hadis hasan, dan 5 hadis daif. Adapun implementasinya dalam kehidupan sehari-hari adalah (1) Dengan mengenal diri dan potensinya dapat menjadikan kita berbuat baik terhadap diri sendiri dan cenderung memiliki empati terhadap lingkungan sekitar; (2) Memiliki perasan positif akan menimbulkan perilaku positif juga yang menjadikan diri memiliki kesejahteraan dalam hidup; (3) Sikap sosial yang baik atau keberfungsian sosial terhadap seseorang menjadikan sehat secara mental; (4) Berlindung dari perasaan negatif akan memberikan kehidupan yang lebih sejahtera; (5) Dengan mengendalikan emosi atau kita memiliki kecerdasan emosional yang baik dapat mempengaruhi kondisi jiwa seseorang; (6) Memiliki keimanan yang kuat dapat berpengaruh terhadap kondisi mental seseorang; (7) Menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, dan perbuatan lainnya, menjadikan hati tenang.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Agama > Hadits
Divisions: Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora > Ilmu Hadits
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 06 Oct 2022 18:05
Last Modified: 07 Oct 2022 11:35
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/14972

Actions (login required)

View Item View Item