UPAYA MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH BAGI PASANGAN YANG TINGGAL DENGAN MERTUA (Studi Kasus di Desa Bener Kec. Tengaran Kab. Semarang)

Milah, Maila Khusnul (2022) UPAYA MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH BAGI PASANGAN YANG TINGGAL DENGAN MERTUA (Studi Kasus di Desa Bener Kec. Tengaran Kab. Semarang). [UNSPECIFIED]

[img] Text
Skripsi_Maila K M_BAB I-V.pdf

Download (2MB)

Abstract

Kata kunci: Keluarga Sakinah, Pasangan yang tinggal dengan mertua, Upaya dan Hasil Keluarga sakinah adalah keluarga yang diina atas perkawinan yang sah mampu memenuhi hajat hidup spiritual dan material secara layak dan seimbang, diliputi suasana kasih sayang antara anggota keluarga dan lingkungannya dengan selaras, serasi serta mampu mengamalkan, menghayati dan memperdalam nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia. Keluarga yang dihasilkan dari sebuah pernikahan bukan hanya sebatas suami dan istri, namun juga mencakup ayah ibu, mertua, ipar, dan saudara yang lain. Keluarga sakinah menjadi tujuan tiap-tiap pasangan suami istri tak terkecuali mereka yang memutuskan untuk tinggal dengan mertua. Penelitian ini fokus pada tiga rumusan masalah, yakni pertama apa masalah yang dihadapi pasangan yang tinggal dengan mertua di Desa Bener? Kedua, bagaimana upaya pasangan yang tinggal dengan mertua dalam membentuk keluarga sakinah di Desa Bener? Ketiga, bagaimana hasil dari upaya yang telah dilakukan dalam membentuk keluarga sakinah oleh pasangan yang tinggal dengan mertua di Desa Bener? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptip kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari wawancara kemudian diolah melewati beberapa tahapan, seperti klasifikasi, verifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian; pertama masalah yang dihadapi oleh pasangan yang tinggal dengan mertua adalah: salah paham, intervensi orang tua dalam masalah suami istri, manajemen keuangan keluarga, perbedaan pendapat, dan adanya tuntutan dari merta. Kedua, upaya membentuk keluarga sakinah yang dilakukan pasangan yang tinggal dengan mertua diantaranya: menghadirkan sifat saling memahami atau toleransi (tasamuh); berusaha untuk engalah dan tidak membanah apa yang menjadi keinginan orang tua; membantu memenuhi kebutuhan keluarga; membantu pengasuhan anak; menanamkan sifat jujur, komunikasi yang baik; musyawarah untuk mufakat, dan menciptakan kehidupan keluarga yang religius. Ketiga, faktor yang paling mendominasi dalam menjaga keharmonisan keluarga pasangan yang tinggal dengan mertua dalam membentuk keluarga sakinah adalah terbangunnya segitiga interaksi di antara anggota keluarga, yaitu komunikasi yang baik, kehidupan yang demokratis dan hubungan timbal balik antar anggota keluarga.

Item Type: UNSPECIFIED
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 26 Oct 2022 21:12
Last Modified: 26 Oct 2022 14:27
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/15125

Actions (login required)

View Item View Item