Deisrailiyyati Dalam Tafsir Al-Manar ( Analis Pemaknaan Kisah Nabi Adam dalam QS. Al-Baqarah 30-38)

syafii, Muhammad (2023) Deisrailiyyati Dalam Tafsir Al-Manar ( Analis Pemaknaan Kisah Nabi Adam dalam QS. Al-Baqarah 30-38). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
skripsi safii.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia. Terdapat berbagai macam pendekatan dalam memahami al-Qur’an. Salah satunya yaitu dengan penafsiran yang mencantumkan kisah-kisah israiliyyat. Namun mengenai israiliyyat itu sendiri, terdapat kontroversi dari para ulama. Sebagian ada yang menyetujuinya dan sebagian lagi juga ada yang menentangnya. Salah satu ulama yang menolak israiliyyat sebagai penafsiran adalah Muhammad Abduh. Oleh karena itu penulis tertarik menulis skripsi yang berjudul “Deisrailiyyati Dalam Tafsir al-Manar: Analisis Pemaknaan Kisah NabiAdam dalam QS. Al-Baqarah: 30-38.” Yang artinya adalah penolakan atau peniadaan penafsiran al-Manar dalam menafsirkan kisah Nabi Adam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu bermula dengan menarasikan penafsiran al-Manar tentang kisah Nabi Adam kemudian dilakukan analisis dengan teori semiotika untuk mengungkap simbol-simbol yang terdapat dalam penafsiran al-Manar. Peneliti membatasi pembahasan tema ini dengan dua rumusan masalah: 1). Bagaimana Penafsiran QS. al-Baqarah:30-38 dalam Tafsir al-Manar?. 2) Bagaimana Implikasi Deisrailiyyati Tafsir Al-manar dalam menafsirkan kisah nabi Adam QS. Al-Baqarah: 30-38?. Tujuan penelitian ini tentunya untuk mengetahui bagaimana deisrailiyyati dalam tafsir almanar tentang ayat tersebut dan mengetahui implikasinya. Hasil dari penelitin ini adalah bahwa penafsiran al-Manar tidk menggunakan kisah israiliyyat, dan lebih cenderung kepada pemaknaan simblik, seperti simbol yang mempunyai makna bahwa manusia mempunyai potensi tak terbatas, yang terdapat dari sebuah tanda pada lafazd “asma” dan Iblis sebagai kekuatan alamiah yang jahat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kata kunci: Al-Manar, Deisrailiyyati, Israiliyya, Nabi Adam

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Alqur'an
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 13 Mar 2023 16:22
Last Modified: 13 Mar 2023 16:22
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/16348

Actions (login required)

View Item View Item