Perubahan Kondisi Komplek Lingkungan Masjid Agung Baitunnur Kabupaten Pati Jawa Tengah Tahun 1969-2021

MUSTAQIM, M.KHOIRUL (2023) Perubahan Kondisi Komplek Lingkungan Masjid Agung Baitunnur Kabupaten Pati Jawa Tengah Tahun 1969-2021. [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

[img] Text
FULL TEKS.pdf

Download (2MB)

Abstract

Mustaqim. M Khoirul. (2023). Perubahan Kondisi Komplek Lingkungan Masjid Agung Baitunnur Kabupaten Pati Jawa Tengah Tahun 1969-2021. Skripsi Program Studi Sejarah Peradaban Islam. Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora. Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Haryo Aji Nugroho, S. Sos,. M.A. Skripsi ini hasil dari dari penelitian kepustakawan dan obervasi dengan judul “Perubahan Kondisi Komplek Lingkungan Masjid Agung Baitunnur Kabupaten Pati Jawa Tengah Tahun 1969-2021”, dengan menggunakan metode sejarah yakni empat cara, heuristik pengumpulan sumber Perpustakaan Daerah Kabupaten Pati dan sejarah lisan dengan wawancara pelaku sejarah di komplek masjid Agung Baitunnur Pati. Kedua, verifikasi sumber dengan cara menyeleksi sumber-sumber yang telah di dapat penulis dari perpustakaan UIN Salatiga dan wawancara. Ketiga, interpretasi dengan cara mencari fakta-fakta dari sumber yang telah didapat dan menghubungkan dengan bentuk konsep agar bisa melukiskan perubahan di komplek masjid Agung Baitunnur Pati secara utuh. Keempat, historiografi yaitu memaparkan semua hasil dari langkah-langkah sebelumnya, sehingga mampu menjelaskan sejarah perubahan komplek masjid Agung Baitunnur Pati. Hasil peneitian ini menunjukan bahwa dalam melakukan perubahan arsitektur masjid melalui kebijakan sesuai kepala Pemerintah, karena telah menjadi tanggungjawabnya. Dalam melakukan perubahan pada masa pembentukan kepengurusan masjid dengan cara kepedulian Remaja Masjid terhadap masjid tersebut. Upaya yang digunakan Remaja Masjid dengan meminta izin kepada kepala Pemerintah. Dalam memajukan Masjid, pengurus atau Ta’mir melakukan kegiatan-kegiatan rutinan di masjid dengan cara diadakan pengajian, dzikiran dan lain sebagainya. Upaya memajukan suatu Daerah yaitu dengan cara mengatur tata kelola komplek Alun-alun yang direvitalisasi dan dibersihkan dari Pedagang Kaki Lima (PKL). Para pedagang kaki lima selanjutnya direlokasi ke lokasi yang baru sebagai tanggungjawab Pemerintah terhadap PKL. Dipindahnya lokasi PKL menimbulkan problem-problem dari para PKL maupun masjid Agung Baitunnur, yaitu masalah positif maupun negatif. Selain itu, ada juga para PKL mengeluh terhadap penghasilan karena lokasi yang kurang strategis. Kemudian, lokasi pusat wisata kuliner dipindah lagi ke tempat yang lebih strategis hingga sekarang ini yaitu dibuatkannya Alun-alun Kembang Joyo Kalidoro dan telah diresmikan sebagai tempat pusat wisata kuliner. Kata kunci: Perubahan sosial-politik, Kemakmuran Masjid, Tata Kelola Komplek

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Sejarah Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 04 Jul 2023 16:30
Last Modified: 04 Jul 2023 09:35
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/17352

Actions (login required)

View Item View Item