TINJAUAN YURIDIS TERHADAP JUAL BELI NON FUNGIBLE TOKEN (NFT) PADA PLATFORM BINANCE

Fauzi, Ahmad Rizal (2023) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP JUAL BELI NON FUNGIBLE TOKEN (NFT) PADA PLATFORM BINANCE. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
SKRIPSI RIZAL.pdf

Download (1MB)

Abstract

Fauzi, Ahmad Rizal, 2023. Tinjaun Yuridis Terhadap Jual Beli Non Fungible Token NFT) dalam Platfrom Binance. Skripsi. Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah. Fakultas Syari’ah. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Muhammad Taufiq Zamzami, M.A. Non Fungible Token (NFT) merupakan suatu inovasi teknologi berbasis blockchain, sama halnya dengan jaringan yang digunakan untuk mata uang kripto. Non Fungible Token (NFT) adalah terobosan dalam bidang dunia seni, terutama seni digital, dimana perlunya validasi keaslian karya dan penghargaan pada seniman sebuah karya seni digital tersebut. Adanya Non fungible Token menjadi solusi untuk memberdayakan dan memberikan penghargaan lebih kepada para seniman dan menjaga hak cipta atas karyanya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Penelitian kepustakaan ialah suatu studi yang digunakan guna memperoleh informasi dan data melalui bantuan berbagai macam material yang terdapat di perpustakaan seperti buku, dokumen, majalah serta berbagai laporan yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya praktik dalam transaksi jual beli NFT menggunakan mata uang kripto dalam fungsi pembayaran yang sifatnya stabil dan dibangun untuk mempertahankan kestabilan valuasi mata uang kripto yang didukung oleh asset seperti dollar AS atau emas. Karena banyaknya mata uang kripto dengan berbagai macam fungsi maka tidak dapat menghukumi secara global terhadap mata uang kritpo dan dalam pandangan hukum Islam terhadap jual beli NFT harus dilihat dari berbagai sisi serta pandangan yang luas. Dalam jual beli NFT yang menggunakan mata uang kripto bertentangan dalam UU No. 7 tahun 2011 tentang mata uang, tidak memenuhi syarat dikatakan sebagai sebuah mata uang dan menyebutkan bahwa mata uang resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah rupiah.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 18 Oct 2023 21:01
Last Modified: 18 Oct 2023 21:01
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/18351

Actions (login required)

View Item View Item