MADU DALAM AL-QURAN (Studi Perbandingan Terhadap Surah An-Nahl Ayat 68-69 Kitab Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim Dan Kitab Tafsir Al-Mishbah

indrawan, Ade (2023) MADU DALAM AL-QURAN (Studi Perbandingan Terhadap Surah An-Nahl Ayat 68-69 Kitab Tafsir Al-Jawahir Fi Tafsir Al-Quran Al-Karim Dan Kitab Tafsir Al-Mishbah. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)
[img] Text
Skripsi Fuadah(2)(2) new-1.pdf

Download (917kB)

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini menganalisis konsep madu lebah dalam al-Qur'an, khususnya Surah An-Nahl ayat 68-69, dengan menggunakan metode komparatif antara dua kitab tafsir, yaitu Al-Jawahir Fi Tafsir al-Qur'an al-Karim dan Al-Mishbah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kandungan dan makna dari ayat tersebut, serta membandingkan penafsiran dalam kedua kitab tafsir tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik, dengan mengumpulkan data dari sumber-sumber primer dan sekunder. Sumber primer adalah kitab tafsir Al-Jawahir dan Al-Mishbah, sedangkan sumber sekunder meliputi buku-buku dan artikel yang relevan dengan pembahasan mengenai analisis madu lebah dalam al-Qur'an. Metode analisis yang digunakan adalah analisis literatur, dengan mengorganisir dan menyajikan informasi yang relevan sesuai dengan kategori yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kitab tafsir memiliki kesamaan dalam penafsiran mengenai madu lebah. Kedua penafsir, yaitu Thanthawi Jawhari dalam Al-Jawahir dan M. Quraish Shihab dalam Al-Mishbah, menjelaskan bahwa lebah mengumpulkan nektar dari bunga-bunga dan mengolahnya di dalam perut mereka untuk menghasilkan madu. Keduanya juga menekankan keajaiban desain sarang lebah yang memiliki struktur heksagonal yang sempurna.Namun, metode penafsiran yang digunakan dalam kedua kitab tafsir tersebut berbeda. Al-Jawahir menggunakan pendekatan ilmiah yang menekankan pada penjelasan yang nyata dan mengacu pada sains modern, sedangkan Al-Mishbah memiliki corak yang lebih mirip dengan sastra budaya dan sosial. Thanthawi Jawhari menggunakan pendekatan pemikirannya sendiri dalam menafsirkan al-Qur'an, sementara Quraish Shihab mengacu pada berbagai riwayat dan sumber-sumber lainnya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konsep madu lebah dalam al-Qur'an dan perbedaan dalam penafsiran antara Al-Jawahir dan Al-Mishbah. Kata kunci: madu lebah, al-Jawahir, al-Mishbah, metode komparatif.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Alqur'an
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 26 Oct 2023 04:12
Last Modified: 26 Oct 2023 04:12
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/18670

Actions (login required)

View Item View Item