PEMAKNAAN GENERASI MELENIAL TERHADAP KONSEP KAFAAH DALAM PERNIKAHAN

Maulana, Ahmad (2023) PEMAKNAAN GENERASI MELENIAL TERHADAP KONSEP KAFAAH DALAM PERNIKAHAN. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
Ahmad Maulana NIM 33010180157.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemaknaan konsep kafa‟ah dalam hukum Islam oleh generasi millennial di kelurahan Kecandran dan bagaimana pemaknaan konsep kafa’ah dalam hukum Islam oleh generasi milenial di kelurahan Kecandran dalam perspektif hukum Islam. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dengan pasangan suami istri kelahiran 1980 hingga 2000 dan data sekunder diambil dari buku-buku hukum, jurnal maupun artikel yang relavan. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi triangulasi sumber. Adapun hasil penelitian ini adalah Pemaknaan konsep kafaah dalam pernikahan menurut generasi millenial cenderung lebih terbuka terhadap perbedaan dalam memilih pasangan hidup. Mereka lebih fokus pada kemampuan pribadi, minat bersama, dan komunikasi yang baik, dari pada aspek-aspek seperti kesetaraan agama, sosial, ekonomi atau intelektual. Prioritas pada kecocokan pribadi dan emosional menjadi faktor yang lebih dominan dalam pandangan generasi melenial terkait pernikahan. Mereka lebih menitik beratkan pada kemampuan untuk saling memahami, mendukung, dan tumbuh bersama, dari pada mencari aspek kesamaan dalam berbagai aspek. Generasi Millenial mungkin lebih cenderung mencari cinta sejati dan kebahagiaan dalam hubungan mereka, tanpa terlalu membatasi diri oleh persyaratan kafaah yang lebih kaku. Inti dalam berkeluarga adalah komunikasi yang baik, saling bekerja sama, saling menghormati, saling menyayangi sehingga sebuah keluarga akan terbentuk menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah. Konsep kafaah generasi melenial dalam prespektif hukum Islam adalah generasi melenial menghadapi tantangan dan perubahan yang kompleks dalam dunia modern. Namun mereka menemukan inspirasi dalam konsep kafaah prespektif hukum islam sebagai paduan untuk membangun hubungan pernikahan yang seimbang dan harmonis. Dalam era teknologi dan globalisasi, mereka memahami kafa’ah secara luas dan holistik, mencari kesesuain dalam nilai-nilai, visi, tujuan, dan aspirasi hidup sebagai dasar dalam membangun hubungan yang berkelanjutan. Generasi melenial mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pemahaman modern mereka menghargai keberagaman agama, budaya, dan pandangan hidup serta menerima perbedaan sebagai keunikan masing-masing individu. Mereka menciptakan ikatan pernikahan yang kuat, saling mendukung dan penuh cinta dengan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan dan keadialan dalam hubungan. Kata Kunci: Konsep Kafa’ah, Generasi Millenial, Hukum Islam

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 01 Nov 2023 21:56
Last Modified: 01 Nov 2023 21:56
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/18950

Actions (login required)

View Item View Item