PANDANGAN PENGHULU TERHADAP MAKNA DAN TOLAK UKUR KELUARGA SAKINAH DALAM PERSPEKTIF KEPUTUSAN MENTERI AGAMA NOMOR 3 TAHUN 1999 (STUDI PENGHULU KUA KABUPATEN SEMARANG)

Fauzi, Miftahul (2023) PANDANGAN PENGHULU TERHADAP MAKNA DAN TOLAK UKUR KELUARGA SAKINAH DALAM PERSPEKTIF KEPUTUSAN MENTERI AGAMA NOMOR 3 TAHUN 1999 (STUDI PENGHULU KUA KABUPATEN SEMARANG). Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
SKRIPSI MIFTAHUL FAUZI (2).pdf

Download (1MB)
[img] Text
SKRIPSI MIFTAHUL FAUZI (2).pdf

Download (1MB)

Abstract

Keluarga sakinah adalah keluarga yang tenang dan tentram, rukun, damai. Dalam keluarga itu terjalin hubungan mesra dan harmonis, di antara semua anggota keluarga dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Dalam KMA No.3 tahun 1999 terdapat 5 tingkatan keluarga sakinah salah satunya keluarga pra sakinah. Didalamnya terdapat tolak ukur yang harus dipenuhi supaya keluarga tersebut dapat naik tingkat ke keluarga sakinah I. mengingat tolak ukur tersebut tidak dapat dinilai secara spontanitas oleh manusia secara umum. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan yaitu: pertama, untuk mengetahui pandangan Penghulu KUA Kabupaten Semarang mengenai makna keluarga sakinah dalam KMA No.3 tahun 1999. Kedua, untuk mengetahui pandangan Penghulu mengenai tolak ukur keluarga sakinah dalam KMA No. 3 tahun 1999. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan(field research) dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian kemudian diolah melewati beberapa tahapan, seperti reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membangun keluarga sakinah di Kabupaten Semarang, Penghulu berpendapat jika masih terdapat faktor-faktor yang tidak termuat dalam KMA No.3 tahun 1999. seperti memanajemen keluarga dengan baik, konsep keluarga dengan baik, perekonomian yang bagus, pola mendidik anak dengan benar. Kemudian faktor kesiapan mental, kesiapan finansial, kemandirian, hubungan masyarakat dengan baik, dan masih banyak faktor-faktor lain dalam membangun keluarga sakinah. Kemudian terkait tolak ukur keluarga Sakinah, terdapat poin yang kurang relevan yaitu poin tidak lulus SD atau tidak bisa baca tulis. Karena yang terjadi di masyarakat masih banyak keluarga yang tidak lulus SD atau tidak bisa baca tulis masih dapat menjadi keluarga Sakinah, karena daya dukung yang lain seperti menejemen keluarga yang baik, mendidik anak dengan baik, pemahaman agama baik, dan masih banyak daya dukung yang lain.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 09 Nov 2023 20:33
Last Modified: 09 Nov 2023 20:33
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/19278

Actions (login required)

View Item View Item