DISPARITAS PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENANGANI PERMOHONAN DISPENSASI NIKAH DENGAN ALASAN HAMIL DI PENGADILAN AGAMA AMBARAWA (Studi Putusan 0033/Pdt.P/2019/PA.Amb dan 0136/Pdt.P/2019/PA.Amb)

Nurhaliza, Siti (2024) DISPARITAS PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENANGANI PERMOHONAN DISPENSASI NIKAH DENGAN ALASAN HAMIL DI PENGADILAN AGAMA AMBARAWA (Studi Putusan 0033/Pdt.P/2019/PA.Amb dan 0136/Pdt.P/2019/PA.Amb). Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
Bismillah skripsi Liza SELESAI ALHAMDULILLAH.pdf

Download (4MB)

Abstract

Siti Nurhaliza. 2023. Disparitas Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Menangani Permohonan Dispensasi Nikah Dengan Alasan Pemohon Hamil Di Pengadilan Agama Ambarawa (Studi Putusan 0033/Pdt.P/2019/PA.Amb dan 0136/Pdt.P/2019/PA.Amb). Skripsi. Fakultas Syari’ah. Jurusan Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing Kholifatun Nur Mustofa, M.H. Kata Kunci: Disparitas, Dispensasi, Maqashid Syari’ah, Kewenangan Disparitas merupakan adanya suatu perbedaan dengan seseorang yang telah diberikan kebebasan. Seperti hakim diberi kebebasan dalam memutus suatu perkara sesuai dengan ketentuan. Penulis akan mengkaji spesifik membahas tentang permohonan dispensasi nikah. Terutama setelah adanya pembaharuan usia minimum menikah No 19 Tahun 2019. Dalam penelitian ini membandingkan dua permohonan yang sama-sama usia mempelai wanita masih di bawah usia minimal menikah 14 dan 15 tahun serta alasan hamil. sedangkan laki-lakinya masih berpenghasilan di bawah Rp. 100.000 namun putusannya berbeda. Maka tujuan dari penelitian ini untuk menggali sehingga dapat mengetahui bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam kedua putusan yang menimbulkan adanya disparitas. Serta ditinjau secara maqashid syari’ah dan teori kewenangan hakim. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research) dengan yuridis normatif melakukan analisis terhadap permasalahan dalam penelitian dengan asas-asas hukum yang mengacu pada norma hukum dari bahan kepustakaan atau data sekunder. Penelitian ini juga menggunakan sifat kualitatif sehingga cenderung pada analisis. Pendekatan yang digunakan sesuai yaitu dengan komparatif yang mendeskripsikan perbandingan dengan begitu dapat menunjukkan kesamaan dan perbedaan pertimbangan serta putusan hakim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hakim memberikan putusan yang berbeda. Dianalisis secara maqashid syari’ah putusan yang dikabulkan menjaga hifdz al- nasl, hifdz al-din, dan hifdz al-nafs dengan mengesampingkan hifdz al-mal. Apabila putusan yang ditolak lebih menjaga hifdz an-nafs, hifdz al-aql dengan mengesampingkan hifdz al-nasl dan hifdz al-din. Secara teori kewenangan hakim memiliki kewenangan pertimbangan hukum hakim berpodaman dengan Peraturan Mahkamah Agung No 5 Tahun 2019. Berkaitan pula dengan kewenangan Max Weber bahwa keputusan hakim telah sepadan dengan kewenangan legal rasional percaya kepada aturan dari pertimbangan yang logis dengan pikiran yang sehat sehingga bentuk modern dari dominasi yang berlegimitasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 07 Mar 2024 16:59
Last Modified: 07 Mar 2024 16:59
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/19699

Actions (login required)

View Item View Item