Fauzi, Ahmad Rifki (2025) TINJAUAN MAQASHID SYARI'AH TERHADAP PENUNDAAN PERKAWINAN DI KECAMATAN BANJARSARI KOTA SURAKARTA. Other thesis, IAIN SALATIGA.
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
Skripsi Ahmad Rifki Fauzi (33010180163).pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK AHMAD RIFKI FAUZI 2024. Tinjauan Maqashid Syariah Terhadap Penundaan Perkawinan Di Kec. Banjarsari Kota Surakarta. Skripsi. Fakultas Syari’ah. Jurusan Hukum Keluarga Islam. Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Pembimbing: Nurrun Jamaludin, M.H.I. Kata Kunci: Penundaan Perkawinan, Maqashid Syariah, Kualitatif. Perkawinan merupakan suatu akad yang ditetapkan syara’ untuk membolehkan bersenang-senang antara perempuan dengan laki-laki. Namun, di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta pada 2023, terdapat 9.389 orang berusia 30-59 tahun yang menunda perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan: (1) Apa faktor penundaan perkawinan di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta? (2) Bagaimana tinjauan maqashid syariah terhadap faktor penundaan tersebut? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (field research). Dengan pendekatan yuridis empiris merupakan pendekatan yang mengkaji ketentuan hukum yang berlaku dan dengan apa yang terjadi di masyarakat dan pendekatan maqashid syariah untuk menjawab data yang ada dilapangan, khususnya di Kecamatan Banjarsari. Data primer diperoleh dari wawancara dengan narasumber, dan pengumpulan data dilakukan melalui analisis data dan wawancara. Teknik analisis data mengacu pada deskriptif V. Wiratna, yang bertujuan menggambarkan karakteristik data dari suatau sampel. Peneliti akan sistematis menguraikan data yang dikumpulkan dari wawancara, observasi lapangan, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor-faktor pelaku menunda perkawinan yakni faktor meniti karir untuk mengatasi masalah ekonomi atau finansial, belum menemukan pasangan yang cocok dan trauma akibat kejadian masa lalu, sudah bahagia tanpa menikah dan ingin bebas. Dilihat dari pendekatan Maqashid Syariah sebagai bentuk penyelesian menunda perkawinan terhadap menunda perkawinan dengan alasan meniti karir demi memenuhi masalah ekonomi harus segera melangsungkan perkawinan dengan pertimbangan memelihara keturunan dan menjaga hartanya, faktor menunda perkawinan belum pernah mendapatkan pasangan yang cocok dan trauma akibat kejadian masalalu menggunakan pertimbangan maqashid syariah untuk memelihara jiwa dan menjaga keturunan, selain itu alasan sudah bahagia tanpa menikah dan ingin hidup sendiri penyelesaiannya mengginakan pertimbangan maqashid syariah dengan pertimbangan memelihara jiwa dan memelihara keturunan
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | Agama > Fiqih (Hukum Islam) |
Depositing User: | Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id |
Date Deposited: | 19 Feb 2025 22:26 |
Last Modified: | 19 Feb 2025 22:26 |
URI: | http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/23022 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |