STUDI KOMPARASI TERHADAP KEBERHASILAN MEDIASI DALAM PERKARA WARIS DAN GONO GINI DI PENGADILAN AGAMA TEMANGGUNG

, Akhmad Nurul Faizin (2025) STUDI KOMPARASI TERHADAP KEBERHASILAN MEDIASI DALAM PERKARA WARIS DAN GONO GINI DI PENGADILAN AGAMA TEMANGGUNG. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
AKHMAD NURUL FAIZIN_33010200136_SKRIPSI .pdf

Download (2MB)
[img] Text
AKHMAD NURUL FAIZIN_33010200136_SKRIPSI .pdf

Download (2MB)
[img] Text
AKHMAD NURUL FAIZIN_33010200136_SKRIPSI .pdf

Download (2MB)

Abstract

Mediasi adalah cara penyelesaian sengketa melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan para pihak dengan dibantu oleh mediator. Fokus penelitian ini adalah mengetahui faktor keberhasilan mediasi dari perkara waris dan gono gini di Pengadilan Agama Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan atau field research dengan metode penelitian yuridis empiris. Penelitian ini dilakukan di Pengadilan Agama Temanggung dengan narasumber hakim mediator dan salah satu pihak dari masing-masing perkara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa mudah di dalam mediasi itu antara waris dan gono gini dengan mencari faktor keberhasilan dari mediasi perkara waris dan gono gini di Pengadilan Agama Temanggung serta menganalisis komparasi dari mediasi perkara waris dan gono gini yang ada di Pengadilan Agama Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya ada beberapa persamaan dan perbedaan faktor keberhasilan mediasi dari perkara waris dan gono gini. Persamaannya yaitu karena faktor mediator, pengetahuan norma agama yang baik dari para pihak, kuasa hukum para pihak, dan para pihak yang berkeinginan menyelesaikan perkara dengan cara baik-baik. Sedangkan pebedaan keberhasilan dari dua perkara tersebut adalah variabel atau pihak-pihak nya, di dalam perkara waris variabel pihaknya banyak yang menyebabkan keberhasilan mediasi sulit dicapai, akan tetapi jika masih dalam satu layer atau garis keturunan justru menjadikan mediasi berjalan dengan baik, tetapi di dalam perkara gono gini variabel hanya dua yaitu mantan suami dan mantan istri. Perbedaan faktor keberhasilan yang selanjutnya yaitu dalam perkara waris pihak yang menganggap harta waris bukan hanya sekedar hak akan tetapi harta waris itu berkah, bisa menjadikan mediasi itu berjalan dengan baik, tetapi di dalam perkara gono gini faktor anaklah yang bisa menjadikan mediasi itu bisa berjalan dengan baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 19 Feb 2025 22:30
Last Modified: 19 Feb 2025 22:30
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/23023

Actions (login required)

View Item View Item