TINJAUAN MASLAHAH MURSALAH TERHADAP PRAKTIK UTANG PIUTANG DI BANK TITIL (Studi Kasus Desa Semen Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang)

Ariyanti, Efi (2025) TINJAUAN MASLAHAH MURSALAH TERHADAP PRAKTIK UTANG PIUTANG DI BANK TITIL (Studi Kasus Desa Semen Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang). Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
SKRIPSI EFI ARIYANTI HES _041804.pdf

Download (2MB)
[img] Text
SKRIPSI EFI ARIYANTI HES _041804.pdf

Download (2MB)
[img] Text
SKRIPSI EFI ARIYANTI HES _041804.pdf

Download (2MB)
[img] Text
SKRIPSI EFI ARIYANTI HES _041804.pdf

Download (2MB)
[img] Text
SKRIPSI EFI ARIYANTI HES _041804.pdf

Download (2MB)

Abstract

Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam transaksi muamalah seperti utang piutang (qardh), yang diperbolehkan selama sesuai dengan prinsip syariah. Dalam praktiknya, terdapat penyimpangan terhadap konsep qardh, salah satunya melalui praktik utang piutang di bank titil, sebuah lembaga pembiayaan informal yang tidak berada di bawah pengawasan otoritas keuangan resmi dan kerap menerapkan bunga tinggi yang mengandung unsur riba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik utang piutang di bank titil di Desa Semen, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, dalam perspektif maslahah mursalah, untuk menilai apakah praktik ini memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan madharatnya bagi masyarakat. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif yang bersifat studi lapangan (field research), menggunakan metode pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini menggunakan dua sumber data, yaitu data primer berupa data hasil dari wawancara dan observasi lapangan. Dan data sekunder berupa Al-Qur'an, literatur, serta karya ilmiah terkait yang relevan dengan masalah yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik utang piutang di bank titil yang dilakukan masyarakat Desa Semen memberikan kemudahan akses keuangan bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi, namun dampak negatifnya lebih besar dibandingkan manfaatnya. Dari aspek ekonomi, tingginya tambahan biaya (bunga) menyebabkan beban finansial yang berat dan menciptakan ketergantungan utang, sementara dari aspek keadilan sosial, sistem ini lebih menguntungkan pemberi pinjaman dibanding peminjam, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan sosial. Selain itu, tekanan akibat utang yang berkelanjutan berdampak pada kondisi psikologis dan sosial masyarakat, seperti kecemasan dan konflik dalam keluarga. Ditinjau dari perspektif Maslahah Mursalah, praktik ini lebih cenderung masuk dalam kategori Maslahah Mulghah, yaitu kemaslahatan yang tertolak karena adanya unsur tambahan biaya yang menyerupai riba dan dampak negatif yang lebih dominan. Oleh karena itu, diperlukan solusi alternatif seperti sistem pinjaman berbasis qardhul hasan atau pembiayaan melalui koperasi syariah agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan finansialnya tanpa terjebak dalam utang yang berpotensi merugikan dalam jangka panjang.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 21 Mar 2025 04:22
Last Modified: 21 Mar 2025 04:22
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/23529

Actions (login required)

View Item View Item