anam, M.yuhri Kairul (2025) PEMANFAATAN BARANG JAMINAN GADAI BERUPA RUMAH KONTRAKAN DALAM PERSPEKTIFHUKUM ISLAM (Studi Kasus Kelurahan Semanan Kecamatan Kalideres Kota Jakarta Barat). Other thesis, IAIN SALATIGA.
![]() |
Text
SKRIPSI JILID ANAM .pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
SKRIPSI JILID ANAM .pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
SKRIPSI JILID ANAM .pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK M.Yuhri Kairul Anam. 2025. Pemanfaatan Barang Jaminan Gadai Rumah Kontrakan Dalam Perspektif Rahn Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negri Salatiga. Pembimbing: Dr. Ali Geno Berutu MA.HK, Kata kunci: pemanfaatan, rumah kontrakan, rahn Fenomena yang terjadi dimasyarakat terkait pengambilan manfaat atas barang yang dijadikan jaminan seringkali dilakukan oleh pemberi jaminan (murtahin) tanpa izin dari penerima gadai (Rahin). Terkadang didalam Masyarakat, yang mempunyai modal secara sadar menawarkan pinjaman dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari marhun dalam hal ini berujung pada ketidakadilan dan keuntungan sepihak bagi Rahin. Dalam pemanfaatan barang jaminan yang berasal dari transaksi utang piutang, rahin menyerahkan jaminan berupa lahan sawah kepada murtahin tanpa adanya paksaan. Ini tentu menguntungkan bagi murtahin, karena tidak ada Kerjasama maupun pembagian hasil yang terlibat. Fokus pada penelitian ini dalah pemanfaatan barang jaminan utang-piutang yang terjadi dikelurahan semanan kecamatan kalideres kota jakarta barat. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian adalah kualitatif, penelitian ini mengunkan pendekatan yuridis empiris, metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan dokumentasi, pengolahan dan penyajian data dengan cara reduksi data, pengolahan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan rumah kontrakan sebagai jaminan atas utang-piutang yang terjadi di kelurahan semanan sebagai mendapatkan pinjaman dengan cepat dimana pihak rahin menyerahkan rumah kontrakan sebagai jaminan kemudian murtahin memberikan sejumlah pinjaman uang kepada rahin, dalam hal pemanfataan barang jaminan tersebut menurut perspektif Hukum Islam sesuai kaidah Rahn, praktik pemanfaatan barang jaminan yang berlangsung di masyarakat Kelurahan Semanan Kecamatan Kalideres tidak sah dan tidak diperbolehkan, hal ini disebabkan karena pengambilan manfaat oleh murtahin yang dilakukan secara berlebihan dan merugikan pihak rahin. Serta pemanfaatan barang jaminan tersebut sebab utang piutang dan bukan sebab hal jual-beli. Para ulama berpendapat bahwa pengambilan manfaat dari barang jaminan sebaiknya dilakukan dengan tujuan untuk mengganti biaya perawatan atau pembiayaan, dan bukan untuk tujuan lain. Barang jaminan seharusnya tidak diambil manfaatnya, karena kedudukannya hanya sebagai jaminan hutang dan amanah bagi penerima.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Subjects: | Agama > Fiqih (Hukum Islam) |
Depositing User: | Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id |
Date Deposited: | 21 Mar 2025 21:01 |
Last Modified: | 21 Mar 2025 21:01 |
URI: | http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/23592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |