MAHMUDA, LAILA (2026) PRAKTIK JUAL BELI TANAH BERSERTIFIKAT TANPA AHLI WARIS PERSPEKTIF TEORI TINDAKAN SOSIAL MAX WEBER (Studi Kasus di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung). Other thesis, IAIN SALATIGA.
|
Text
LAILA MAHMUDA_33020220024_HES.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
LAILA MAHMUDA_33020220024_HES.pdf Download (2MB) |
Abstract
Praktik jual beli tanah merupakan salah satu bentuk perbuatan hukum yang sering dilakukan dalam kehidupan masyarakat. Namun kenyataannya masih ditemukan praktik jual beli tanah tanpa melibatkan ahli waris yang sah. Kejadian tersebut terjadi di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik jual beli tanah bersertifikat tanpa ahli waris di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung, untuk mengetahui motivasi pelaku dalam praktik jual beli tanah bersertifikat tanpa ahli waris di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung, serta untuk mengetahui praktik jual beli tanah bersertifikat tanpa ahli waris di Desa Gentan Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung ditinjau dari perapektif teori tindakan sosial Max Weber. Jenis penelitian ini adalah field research dengan pendekatan yuridis sosiologis untuk mengkaji permasalahan hukum yang tidak hanya berdasarkan peraturan perundang-undangan tetapi juga melihat realita sosial serta perilaku masyarakat dalam menerapkan hukum tersebut. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan triangulasi. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli tanah di Desa Gentan dilakukan oleh penjual yang tidak memiliki hak kepemilikan yang sah. Tanah dijual menggunakan surat pernyataan tanpa Akta Jual Beli (AJB). Motivasi pelaku melakukan jual beli tersebut adalah untuk memperoleh keuntungan, mendapatkan harga tanah yang murah, memudahan proses jual beli, serta adanya kebiasaan jual beli tanah tanpa AJB. Ditinjau dari teori tindakan sosial Max Weber, praktik tersebut mencerminkan tindakan sosial. Tindakan rasional instrumental terlihat dari penjual yang melakukan transaksi untuk memperoleh keuntungan, pembeli yang membeli tanah untuk memdapatkan harga yang lebih murah, dan saksi yang mempermudah proses jual beli. Tindakan rasional nilai tidak tercermin dalam pratik jual beli tersebut karena para pelaku jual beli tidak mencerminan tindakan yang didasarkan pada nilai moral. Tindakan afektif juga tidak tercermin dalam jual beli tersebut karena tindakan pelaku jual beli tidak didasarkan pada perasaan atau emosi. Tindakan tradisional tampak dari adanya kebiasaan jual beli tanah dengan surat pernyataan jual beli tanpa AJB. Akan tetapi, jual beli tanah tanpa AJB dianggap tidak sah dan akan mempersulit proses balik nama sertifikat tanah.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu Ekonomi |
| Depositing User: | Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 17:42 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 17:42 |
| URI: | http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/26472 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
