LANGGAR MERDEKA: SEJARAH DAN KONTRIBUSINYA DALAM BIDANG KEAGAMAAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP MASYARAKAT LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN 1942-2023

, Rahmat ismail (2026) LANGGAR MERDEKA: SEJARAH DAN KONTRIBUSINYA DALAM BIDANG KEAGAMAAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP MASYARAKAT LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN 1942-2023. Other thesis, IAIN SALATIGA.

[img] Text
Skripsi Rahmat Ismail 53010190124.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Skripsi Rahmat Ismail 53010190124.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Skripsi Rahmat Ismail 53010190124.pdf

Download (3MB)

Abstract

Ismail, Rahmat, 2026. Langgar Merdeka: Sejarah dan Kontribusinya dalam Bidang Keagamaan dan Pendidikan terhadap Masyarakat Laweyan Kota Surakarta Tahun 1942-2023. Skripsi, Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Drs. Taufiqul Mu'in, M. Ag. Penelitian ini membahas tentang sejarah Langgar Merdeka di Laweyan, Surakarta, serta kontribusinya dalam bidang keagamaan dan pendidikan bagi masyarakat setempat pada periode 1942–2023. Metode yang digunakan adalah metode sejarah kritis yang meliputi heuristik, kritik sumber (ekstern dan intern), interpretasi, dan historiografi. Sumber primer diperoleh dari arsip sertifikat tanah wakaf, SK penetapan cagar budaya, serta wawancara dengan pengurus langgar dan masyarakat sekitar. Sumber sekunder berasal dari buku, jurnal, artikel, dan skripsi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Langgar Merdeka pada awalnya merupakan bangunan toko candu (opium) yang didirikan pada 7 Juli 1877 oleh pemilik keturunan Tionghoa. Bangunan tersebut kemudian dibeli dan diwakafkan oleh H. Imam Mashadi, seorang saudagar batik Laweyan, serta direnovasi menjadi musala pada tahun 1942–1946. Peresmiannya dilakukan oleh Menteri Sosial pertama RI, Mulyadi Joyo Martono, pada 26 Februari 1946 dengan nama "Langgar Merdeka" yang diusulkan oleh Presiden Soekarno. Kontribusi Langgar Merdeka dalam bidang keagamaan meliputi penyelenggaraan shalat fardhu berjamaah, pengajian rutin setiap Ahad pagi serta Selasa dan Jumat pertama setiap bulan, serta menjadi basis kegiatan Aisyiyah. Dalam bidang pendidikan, langgar ini menyelenggarakan Taman Pendidikan Al- Qur'an (TPA) dan program tahfidz bagi anak-anak dan remaja, selain berfungsi sebagai wahana pendidikan sejarah dan budaya secara informal. Model kemandirian melalui sewa kios di lantai dasar juga menjadi contoh wakaf produktif. Kata Kunci: Sejarah Langgar Merdeka, Bidang Keagamaan, dan Bidang Pendidikan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Sejarah Islam
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 05 Jun 2026 02:59
Last Modified: 05 Jun 2026 02:59
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/26508

Actions (login required)

View Item View Item