ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN TABUNGAN PAKET LEBARAN DI KELURAHAN NOBOREJO KECAMATAN ARGOMULYO SALATIGA

F, Dewi Lailatul (2018) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN TABUNGAN PAKET LEBARAN DI KELURAHAN NOBOREJO KECAMATAN ARGOMULYO SALATIGA. Other thesis, IAIN SALATIGA.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Fajriyah, Dewi Laelatul. 2018. Analisis Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Tabungan Paket Lebaran di Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo Salatiga.SkripsiFakultas Syari’ah Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah.Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Pembimbing: Drs. Machfudz, M.Ag. Kata Kunci: Analisis, Tabungan Paket Lebaran Salah satu kebutuhan masyarakat yang membutuhkan persiapan danayang cukup banyak adalah pemenuhan kebutuhan lebaran.Untuk meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan tersebut maka orang perlu menabung agar terasa lebih ringan. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanapelaksanaan Tabungan Paket Lebaran di Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo Salatiga dan bagaimana analisis hukum Islam terhadap pelaksanaan Tabungan Paket Lebaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan normatif sosiologis, pendekatan normatif adalah metode penelitian hukum yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka atau data sekunder , sedangkan pendekatan sosiologis dilakukan dengan meneliti data primer yang diperoleh secara langsung dalam masyarakat. Berdasarkan penelitian yang diperoleh,pelaksanaan Tabungan Paket Lebaran di Kelurahan Noborejo Kecamatan Argomulyo Salatiga yaitu kegiatan tabungan dan kontrak jual beli pesanan paket lebaran. Di luar itu terdapat pengelolaan dana tabungan peserta oleh pengurus yaitu pinjaman dengan tambahan 5% saat pengembalianya, yang diperuntukkan bagi peserta dan orang yang bukan peserta tabungan. Kemudian dilihat dari pelaksanaan Tabungan Paket Lebaran menurut hukum Islam termasuk dalam akad wadi’ah yad dhamanahdan ba’i istishna’.Ketentuan wadi’ah yad dhamanah dalam tabungan paket lebaran dilihat dari uang peserta yang dititipkan yaitu berupa setoran tiap minggunya yang kemudian dana setoran tersebut tidak hanya didiamkan saja melaikan digunakan untuk kegiatan ekonomi lain oleh pengurus, ini sudah sesuai dengan hukum Islam.Pada ba’i istishna’ ada beberapa ketentuan yang belum sesuai dengan hukum Islam yaitu mengenai belum adanya kejelasan spesifikasi barang di awal akad dan pemilihan barang hanya sepihak dari pengurus bukan berdasarkan kesepakatan bersama sehingga akad ba’i istishna’ dalam tabungan paket lebaran ini mengandung unsur gharar dan bertentangan dengan hukum Islam. Ketentuan dalam pinjaman dengan tambahan 5% yang dilakukan oleh pengurusbertentangan dengan hukum Islam karena tambahan telah disyaratkan di awal akad sehingga tambahan tersebut termasuk dalam riba nasi’ah (riba pinjaman).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Agama > Fiqih (Hukum Islam)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 12 Nov 2018 14:23
Last Modified: 12 Nov 2018 14:23
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/4701

Actions (login required)

View Item View Item