PEMAKNAAN TRADISI PEMBACAAN AL-QUR’AN DI PT KARYA TOHA PUTRA SEMARANG (Studi Living Qur’an)

Istianah, Nana (2020) PEMAKNAAN TRADISI PEMBACAAN AL-QUR’AN DI PT KARYA TOHA PUTRA SEMARANG (Studi Living Qur’an). [["eprint_typename_skripsi" not defined]]

Full text not available from this repository.

Abstract

Tradisi Pembacaan Al-Qur’an (al-W?qi’ah, al-Kahfi, dan Y?sin) merupakan ibadah amaliyah yang dilakukan secara berjama’ah dalam upaya mendekatkan diri kepada Allah Swt melalui bacaan tersebut. Untuk mendalami studi living Qur’an pembacaan Al-Qur’an yang diterapakan di PT Karya Toha Putra Semarang, peneliti membatasi fokus penelitian ini menyangkup tiga hal yaitu: praktik tradisi, makna tradisi dan pengaruhnya terhadap etos kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fungsional untuk menemukan makna spiritual tradisi pembacaan Al-Qur’an dan pengaruhnya terhadap etos kerja karyawan. Mengambil data dari masyarakat PT Karya Toha Putra Semarang (Kabag. Umum dan Personalia, Supervisor, Quality Control, Tim Kreatif, dan Karyawan) sebagai objek penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, peneliti menemukan hasil dari penelitian ini, yaitu 1.) tradisi pembacaan Al-Qur’an, pertama surat al-W?qi’ah dilaksanakan setiap hari sebelum memulai pekerjaan dengan diawali dengan kegiatan shalat dhuha secara berjamaah dan diikuti seluruh karyawan kemudian membaca al-W?qi’ah dan diakhiri doa setelah shalat dhuha. Kedua surat al-Kahfi dilaksanakan di hari Jum’at (minggu ketiga) sebelum menunaikan ibadah shalat Jum’at di luar perusahaan dibaca secara bersamaan dengan tartil oleh seluruh karyawan, pebacaaan diawali membaca tawassul dengan surat al-F?tihah. Ketiga, Y?sin dilaksanakan dihari Jum’at (minggu kedua) sebelum menunaikan ibadah shalat Jum’at diluar perusahaan, pembacaanya diawali dengan wasilah/tawassul dengan bacaan al- F?tihah yang dihadiahkan kepada Nabi Saw, Sahabat, dan para ahli kubur. Setelah itu membaca awal surat Y?sin yaitu lafad ?? sebanyak tujuh kali, lalu dilanjutkan membaca ayat kedua sampai akhir. Setelah pembacaan surah Y?sin selesai dilanjutkan dengan pembacaan Asma’ul ?usna.2.) makna tradisi pembacaaan adalah makna spiritual diantaranya: sarana ikhtiar perusahaan dengan mendekatkan diri kepada Allah Swt agar produktivitas lebih meningkat, berkualitas, meningkatkan nilai perekonomian perusahaan, dan membentuk karakter/pribadi karyawan berlandaskan Al-Qur’an, penenang hati, melancarkan rizki materi maupun non-materi, memperoleh keberkahan.3.) upaya peningkatan etos kerja di perusahaan melalui tradisi pembacaan Al-Qur’an. Dengan motivasi kerja meliputi pembacaan Al-Qur’an menjadikan sikap kerja karyawan lebih tertata, bertangung jawab, dan semangat. Sehingga dapat meningkatkan etos kerja Islam. Begitu pula dipengaruhi oleh aspek agama, budaya, dan lingkungan yang ada di perusahaan. Kata kunci: Tradisi Pembacaan Al-Qur’an, Living Qur’an, Etos Kerja

Item Type: ["eprint_typename_skripsi" not defined]
Subjects: Agama > Alqur'an
Divisions: Fakultas Ushuludin, Adab dan Humaniora > Ilmu Alqur'an dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id
Date Deposited: 22 Jun 2020 17:54
Last Modified: 22 Jun 2020 17:54
URI: http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/8462

Actions (login required)

View Item View Item