abdillah, Alwi ikhsan (2026) Perkembangan Kampung Muslim Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga Tahun 1915-1965. Other thesis, IAIN SALATIGA.
|
Text
Skripsi Alwi Ikhsan Abdillah 100 selesai.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian skripsi ini mengkaji sejarah Kampung Pulutan, perkembangan Islamisasi, serta dinamika konflik sosial-politik yang terjadi pada periode 1948-1965. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan gambaran umum dan asal-usul Kampung Pulutan, menganilisi proses Islamisasi melalui peninggalan arkeologi Islam dan peran aktor-aktor Islamisasi, serta mengungkap konflik horizontal yang melibatkan kelompok bandit, komunis dengan ulama Pulutan salah satunya Kiai Daqoiq Nawawi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang mempunyai lima tahapan yaitu; pemilihan topik, pengumpulan sumber, verifikasi (kritik sejarah, keabsahan sumber), interpretasi; analisis dan sintesis dan terakhir historiografi atau penulisan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Pulutan memiliki sejarah yang erat kaitannya dengan tokoh Dipomenggolo yang dalam tradisi lisan masyarakat diyakini sebagai cikal bakal komunitas Pulutan. Proses Islamisasi di Pulutan berlangsung secara berkesinambungan melalui peran keluarga ulama keturunan Dipomenggolo, terutama Kiai Syarqowi, Kiai Surur, dan Kiai Daqoiq Nawawi. Perkembangan Islam ditunjang oleh keberadaan tinggalan arkeologi Islam berupa Masjid Asy-Syarqowi, Pondok Pesantren Salafiyah, dan jam matahari (jam bencet) yang menjadi bukti material perkembangan kehidupan keagamaan masyarakat. Kiai Daqoiq Nawawi berperan sebagai aktor utama Islamisasi pada abad ke-20 melalui aktivitas pendidikan pesantren, dakwah, pengembangan tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, serta pembinaan masyarakat. Di sisi lain, kondisi sosial-politik pasca kemerdekaan melahirkan konflik horizontal yang dipengaruhi oleh aktivitas kelompok perbanditan dan jaringan komunisme yang berafiliasi dengan kelompok Merapi Merbabu Complex (MMC). Situasi ekonomi yang sulit, instabilitas politik, serta persaingan ideologi pada masa revolusi dan pascarevolusi menjadi faktor yang memperbesar potensi konflik di wilayah Pulutan dan sekitarnya. Kata Kunci: Kampung Muslim, Ulama Salatiga, Perbanditan dan Komunis
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Agama > Sejarah Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 14:41 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 14:41 |
| URI: | http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/26540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
