hadi, khoirul (2026) KOMODIFIKASI BUDAYA LOKAL: REKAYASA PARIWISATA DI DESA WISATA GROGOL SLEMAN TAHUN 2012-2014. Other thesis, IAIN SALATIGA.
|
Text
SKRIPSI KHOIRUL HADIIII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SKRIPSI KHOIRUL HADIIII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SKRIPSI KHOIRUL HADIIII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SKRIPSI KHOIRUL HADIIII.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SKRIPSI KHOIRUL HADIIII.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji rekayasa pariwisata di Desa Wisata Grogol, Sleman periode 2012-2014, yang mengalami perubahan dari Desa Budaya menjadi Desa Wisata. Metode penelitian sejarah digunakan dengan tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber primer berasal dari wawancara dengan pengelola dan tokoh masyarakat, sedangkan sumber sekunder berupa tulisan-tulisan atau artikel yang mengkaji tentang Desa Wisata Grogol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Grogol ditetapkan sebagai Desa Budaya tahun 2001 berdasarkan kekayaan seni tradisional seperti gamelan, wayang kulit, dan karawitan. Namun status ini belum memberikan dampak ekonomi signifikan. Perubahan menjadi Desa Wisata tahun 2012 dilakukan melalui empat strategi: (1) pembingkaian produk wisata yang mengintegrasikan budaya, alam, dan edukasi dalam berbagai paket wisata; (2) pengembangan infrastruktur, fasilitas umum, dan arena outbound (3) penguatan kelembagaan dengan struktur organisasi yang jelas dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan Desa Wisata. (4) strategi pemasaran menggunakan dengan kerjasama dengan pihak akademik dan pemerintah setempat. Dalam proses tersebut, terjadi komodifikasi budaya lokal, yakni transformasi kesenian dan praktik budaya menjadi produk wisata yang memiliki nilai ekonomi. Budaya yang sebelumnya bersifat sakral dan sosial kemudian dikemas ulang agar sesuai dengan kebutuhan pasar pariwisata, sehingga lebih mudah diakses dan dinikmati oleh wisatawan. Komodifikasi ini di satu sisi mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, namun di sisi lain berpotensi menggeser makna asli budaya dan nilai-nilai kearifan lokal jika tidak dikelola secara bijaksana. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan rekayasa pariwisata di Grogol. Masyarakat terlibat aktif dalam berbagai peran sesuai keterampilan, dengan dukungan dari Dinas Pariwisata Sleman dan institusi akademik. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan desa wisata bergantung pada kapasitas kelembagaan, partisipasi aktif masyarakat, kreativitas pembingkaian produk, dan strategi pemasaran efektif dalam kerangka community-based tourism. Kata Kunci: Rekayasa Pariwisata, Komodifikasi Budaya Lokal, Desa Wisata Grogol, Community Based Tourism
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Ekonomi,Politik, Sosial, Budaya dan Pertahanan Negera > Ilmu budaya |
| Depositing User: | Unnamed user with email bimoharyosetyoko@iainsalatiga.ac.id |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 19:00 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 19:00 |
| URI: | http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/26541 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
